Women Entrepreneurship di @atamerica

Kebetulan gue dapat undangan dari kampus untuk ikut seminar Sarah Lacy di @atamerica, Pasific Place. Yang dibicarakan adalah besarnya peluang bagi wanita untuk mengembangkan entrepreneurship dan hidup mandiri.

Sarah Lacy mengungkapkan bahwa hambatan wanita dalam mengembangkan diri di dunia kerja dan usaha bukanlah diskriminasi oleh pria, namun “kutukan” oleh wanita sendiri yang tak bisa berhenti berpikir bahwa pria keberatan membagi posisinya dengan sejarar bersama wanita. Padahal yang terjadi tidaklah begitu karena dalam dunia kerja yang dinilai adalah profesionalisme.

Sarah Lacy juga menyayangkan wanita yang terlalu cepat menarik diri dari dunia kerja dan usaha hanya karena alasan ingin mengabdikan diri kepada keluarga. Padahal berkarir dan berkarya  tidak harus berarti melupakan peran dalam keluarga. Ia memberi contoh orang nomor dua Facebook, Sheryl Sandberg, dengan posisi COO, yang sukses mengembangkan situs social media nomor satu dunia dengan tetap memiliki image keluarga yang bahagia, rumah terawat, dan hal-hal yang diimpikan semua wanita. Tentu saja dengan segala kesibukannya ia tidak akan bisa mengurus segalanya sendiri. Tapi ia bisa mendelegasikan sebagian besar tugas dan rumah tangganya agar bisa beraktivitas tanpa merusak image sebagai wanita.

Pia Alisyahbana ikut memberi kesaksian bahwa ia juga jatuh bangun dalam membangun grup Femina. Sebagai tipikal wanita Indonesia, ia dengan bahagia menceritakan bagaimana anak-anak bisa terlibat dalam seluruh aktivitasnya di dunia profesional dan akademisi. Ia juga dengan bangga menceritakan bahwa suami lah yang menjadi inspirasi utama hidupnya.

Sarah Lacy berpesan bahwa sekarang semua orang bisa membangun mimpinya sebagai entrepreneur, bahkan Indonesia yang hingga saat ini belum muncul sebagai raksasa ekonomi dunia. Dengan potensi 240 juta penduduk, maka yang paling kompeten menggarap pasar sebesar itu tentu hanya manusia Indonesia sendiri.

Seminar ini bener-bener Ajib Gaan.. karena yang datang bukan cuma wanita, tapi juga pria yang ingin ikut memahami masalah pria dalam mengembangkan jiwa entrepreneurship.

Terima kasih @atamerica yang ajib!

Catatan: Sarah Lacy adalah jurnalis di bidang technopreneurship yang bersentuhan langsung dengan orang-orang yang menjadi arwah Silicon Valley. Ia kolumnis di TechCrunch dan BusinessWeek.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: